Renungan Harian 22 Maret 2024

Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia.

  Luk 4:5   

“Tempat tinggi” suatu penggambaran apa yang manusia inginkan, yaitu posisi yang unggul dan Istimewa, merupakan gambaran kesombongan manusia. Inilah yang diinginkan dan dikejar manusia.

Salah satu yang ditawarkan Iblis kepada manusia adalah bagaimana “engkau akan menjadi seperti Allah.” Inilah yang membuat manusia tergoda dan jatuh. Begitu banyak manusia jatuh ketika ia ditawarkan posisi yang begitu tinggi dan diberi status hormat.

Ketika manusia diangkat dan disanjung, diberi penghormatan yang berlebihan, manusia menjadi mudah melambung. Sifat kesombongan manusia yang tidak mau kalah, yang selalu ingin dipuja, menjadikan manusia tidak bisa bersikap dan mengukur diri secara realistis. Ini merupakan senjata ampuh Iblis untuk menjatuhkan manusia.

Namun, kita perlu belajar dari Tuhan Yesus yang sama sekali tidak bergeming dan tidak pernah mau terpancing. Dia adalah Allah yang merendahkan diri sampai ke tempat terendah, bahkan Ia harus menjadi budak yang dihina dan bahkan dibunuh mati tanpa dosa.

Kerendahan hati Yesus menjadikan Ia bertahan melawan segala intrik dan kelicikan strategi Iblis. Bagaimana dengan kita?

-ss-